Kamis, 04 April 2013

Pesantren di Indonesia Tidak Ajarkan Radikalisme



Kementerian Agama menolak keras anggapan madrasah dan pesantren merupakan tempat untuk mengajarkan paham radikalisasi.

Stigma ini muncul setelah penelusuran terhadap latar belakang beberapa pelaku aksi teror merupakan mantan murid madrasah atau pesantren.

Hal ini ditegaskan Sekretaris Jenderal Kemenag, Bahrul Hayat, ketika menemani Menteri Luar Negeri, Bob Carr saat berkunjung ke Madrasah Manarul Huda di Bintaro, Tangerang.

"Tidak ada satu pun madrasah yang mengajarkan radikalisasi. Saya dapat menjamin hal itu karena sistem pendidikan yang diajarkan di madrasah mengikuti sistem yang telah dibuat oleh pemerintah dan juga berlaku di sekolah umum lainnya," kata Bahrul, Kamis 4 April 2013.

Menurut Bahrul, sistem pendidikan di Indonesia sangat unik, karena mengakui satu sistem pendidikan untuk dua institusi pendidikan. Yaitu sekolah berbasiskan agama atau yang lazim disebut madrasah dan pesantren, serta sekolah biasa. Kendati berbeda, kurikulum yang digunakan di kedua institusi itu sama dan terus dipantau oleh pemerintah.

Oleh sebab itu, Bahrul menjelaskan bahwa sistem madrasah dan pesantren yang ada di Indonesia berbeda dengan yang terdapat di Pakistan atau Afganistan.

"Jadi jangan bayangkan madrasah Indonesia mirip seperti yang ada di Pakistan atau Afganistan, karena di sini semuanya berada dalam sebuah sistem yang terus dipantau oleh pemerintah," tutur Bahrul.

Ketika ditanyakan banyak pelaku teror adalah alumni Pesantren Ngruki, Solo, Bahrul tidak memungkiri. Menurutnya, masih terdapat beberapa orang yang membawa pengaruh dari luar masuk ke dalam madrasah dan pesantren. Namun Bahrul memastikan hal itu sudah dicegah dengan meminta komitmen dari madrasah dan pesantren  di Indonesia.


"Saya rasa mereka ikut berkomitmen dengan apa yang diputuskan oleh pemerintah. Sehingga jika Anda memantau madrasah dan pesantren selama 24 jam pun, maka tidak akan ada hal aneh yang akan Anda temukan di sana," kata Bahrul.

Bahrul yakin bahwa isu radikalisme sama sekali tidak ada kaitannya dengan permasalahan yang terdapat di pendidikan agama Islam atau agama lainnya.

Menurut saya sebuah pesantren itu tergantung dari ajaran atau tujuan dari pendiri dan pengurus pesantren tersebut, apabila tidak mengikuti kaidah islam maka bukan tidak mungkin pesantren tersebut akan banyak menghasilkan generasi - generasi yang rusak dengan mengatasnamakan ajaran yang menurut dia benar tetapi apabila pesantren yang memang benar – benar mengikuti atau menjalankan ajaran yang benar maka pesantren tersebut akan menghasilkan generasi yang berguna dan bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain dan tidak akan muncul generasi teroris yang marak pada saat ini.

Rabu, 03 April 2013

BlackBerry 7 Sasar Konsumen Berkantong Pas-pasan


BlackBerry Z10 sudah dirilis di pasaran-pasaran utama, termasuk Indonesia. Tak lama lagi, pada bulan April ini, akan menyusul BlackBerry Q10 yang dilengkapi keyboard QWERTY. Dengan demikian, dua platform andalan BlackBerry 10 bakal segera tersedia secara luas.
Yang belum ada adalah perangkat BlackBerry 10 berharga murah yang bisa menjangkau sebagian besar konsumen di pasar negara-negara berkembang. Nah, BlackBerry berencana mengisi kekosongan ini dengan perangkat-perangkat BlackBerry 7.
Seperti dikutip dari AllThingsD, CEO BlackBerry Thorsten Heins mengatakan, pihaknya bakal memakai perangkat-perangkat dengan sistem operasi lawas tersebut untuk membidik konsumen yang "sensitif terhadap harga".
"Kami ingin memberikan mereka pengalaman BlackBerry," ujar Heins. "Dalam kasus ini, produk-produk BlackBerry 7 merupakan pilihan yang masuk akal."
BlackBerry memiliki sejumlah besar pelanggan di negara-negara berkembang, seperti India dan Indonesia. Produsen asal Kanada ini agaknya tak mau "membuang" para konsumen tersebut dengan hanya menawarkan perangkat BlackBerry 10 yang berharga mahal.
BlackBerry 7 pun akan bertindak sebagai perantara transisi ke BlackBerry 10, selagi platform baru tersebut mematangkan diri dan akhirnya bisa menawarkan alternatif perangkat berharga terjangkau.
Heins menegaskan bahwa BlackBerry 10 tetap akan tersedia di pasar negara-negara berkembang. "Kami tak ingin mengasingkan konsumen di pasar-pasar tersebut dari BlackBerry 10, hanya karena kami ingin menjual BlackBerry 7. Kedua platform itu akan hadir berdampingan selama beberapa waktu."

Menurut saya dengan akan di luncurkan produk yang bersangkuatan maka akan menambah daya saing dari pada vendor – vendor pembuat handphone untuk lebih meningkatkan kualitas dari handphone tersebut tetapi juga sebisa mungkin menekan harga yang akan di tawarkan karna kebanyakan konsumen dari kalangan menengah kebawah itu lebih cenderung mencari handphone yang murah dan berkualitas di bandingkan dengan handphone yang mahal berkualitas walaupun pasti tentunya konten yang disediakan lebih canggih.

Referensi : http://www.tribunnews.com/2013/04/02/blackberry-7-sasar-konsumen-berkantong-pas-pasan 3-04-2013 10.05 PM

Tidak Perlu Bensin, Bemo Ini Pakai Tenaga Listrik




Jakarta - Salah satu model kendaraan yang dianggap menyumbang banyak polusi untuk Jakarta adalah bemo. Namun itu dulu. Karena bila melihat bemo ini, anggapan itu sudah tidak berlaku lagi. Sebab, ini adalah bemo bertenaga listrik.

Bemo bertenaga listrik yang diberi nama Bio Bemo ini merupakan karya Hendrico Halim yang dia pamerkan di kawasan Monas, Gambir, Jakarta, Rabu (20/3).
 

Pada Bio Bemo ini Hendrico memanfaatkan tenaga listrik sebagai sumber penggeraknya. Bemo ini digerakkan oleh energi listrik dengan tegangan sistem 48 Volt dan mampu memutar motor listrik sejauh 50 kilometer dalam sekali charge.

Dan karena keramahannya pada lingkungan, Hendrico pun menawarkan bemo ini ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta guna memberikan solusi untuk merevitalisasi Bemo di Jakarta.
 

Ada empat baterai yang masing-masing memiliki tegangan 12 Volt. Ketika baterai itu habis, Bio Bemo bisa di-charge. Caranya, hanya perlu dicolok ke outlet listrik PLN dengan daya 1.300 Watt dan bertegangan 220 Volt.
 

Bila dalam keadaan kosong, Bio Bemo ini harus di charge selama delapan jam.

Untuk biaya pembuatan sendiri Hendrico mengakui kalau biaya yang sudah dikeluarkan untuk membuat bemo ini sebesar Rp 70 juta, tapi dia juga mengakui kalau Bio Bemo masih harus disempurnakan.

Menurut saya memang harus lebih di tingkatkan lagi teknologi - teknologi yang canggih seperti artikel diatas jadi setiap kendaraan tidak selalu memanfaatkan bahan bakar minyak dunia sepenuhnya untuk kebutuhan sehari - hari, sehingga apabila persedian minyak dunia menipis langsung kendaraan tidak perlu kaget dan langsung bisa bisa beralih ke teknologi yang sudah dikembangkan.

Penggunaan Bahasa Indonesia Secara Baik Dan Benar Dan Fungsi Bahasa Sebagai Alat Komunikasi

1.  Contoh penggunaan bahasa indonesia secara baik dan benar
 
Pengertian kalimat yang benar adalah kalimat yang sesuai dengan aturan atau kaidah yang berlaku, baik yang berkaitan dengan kaidah tata bunyi (fonologi), tata bahasa, kosakata, maupun ejaan.
Pengertian kalimat yang baik adalah kalimat yang efektif, yaitu kalimat yang dapat menyampaikan pesan/informasi secara tepat tetapi belum tentu benar.
Sebagai contoh perhatikan dua kalimat berikut :
Perhatikan kedua contoh kalimat berikut ini :
A. Kakak memesankan tiket pesawat untuk ibu (kalimat yang baik tapi tidak benar).
B. Ayam kampung itu telah meninggal dunia karena tertabrak mobil(kalimat yang benar tapi tidak baik).
Kalimat yang seharusnya adalah :
A. Kakak memesankan ibu tiket pesawat (kalimat yang baik dan benar).
B. Ayam kampung itu telah mati karena tertabrak mobil(kalimat yang baik dan benar).

Penjelasan :
A. Kata kerja memesankan tergolong kata kerja benefaktif, dalam arti, pekerjaan tersebut dilakukan untuk orang lain. Oleh karena itu, kata kerja tersebut harus diikuti oleh objek yang berupa orang sehingga susunan yang benar untuk kalimat. Walaupun tidak memenuhi syarat sebagai kalimat yang benar, kalimat dapat dikatakan sebagai kalimat yang baik karena dapat menyampaikan pesan/informasi.
B. Kalimat yang kedua benar karena telah memenuhi kaidah tata bahasa (ada subjek, predikat, dan keterangan), tetapi tidak dapat menyampaikan pesan secara efektif. Orang akan bertanya-tanya, mengapa untuk ayam kampung digunakan kata meninggal dunia.
 2. Contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi
Fungsi bahasa sebagai sarana komunikasi mempunyai fungsi utama bahwa komunikasi ialah penyampaian pesan atau makna oleh seseorang kepada orang lain. Keterikatan dan keterkaitan bahasa dengan manusia menyebabkan bahasa tidak tetap dan selalu berubah seiring perubahan kegaiatan manusia dalam kehidupannya di masyarakat. Perubahan bahasa dapat terjadi bukan hanya berupa pengembangan dan perluasan, melainkan berupa kemunduran sejalan dengan perubahan yang dialami masyarakat. Terutama pada penggunaan komunikasi pada bahasa asing.
Dalam penyampaian bahasa tidak selalu lewat suara melalui bicara tetapi juga bias melalui alat atau media lain sebagai alat bantu dalam penyampaian seperti gambar atau foto,bunyi dsb).
Contoh fungsi bahasa sebagai alat komunikasi lewat gambar verboden yang biasa banyak di jumpai di jalan :


Gambar di atas merupakan  fungsi bahasa sebagai alat komunikasi yang artinya si pembuat ingin menginformasikan kepada semua orang yang melihat dan membaca gambar tersebut agar tidak parkir di wilayah yang telah di tentukan atau area dimana gambar tersebut di pasang.


Referensi : 
www.google.com
 


Twitter Facebook Digg Favorites More